Tugas Akhir

Edible Offals Ayam Broiler yang Diberi Tambahan Probiotik Starbio pada Ransum

Skripsi

Abstrak

Oleh : I Wayan Ary Parwata

Email : arick_parwata@yahoo.co.id

Fakultas / Jurusan : Fakultas Peternakan / Peternakan

Starbio merupakan probiotik kering diproduksi oleh LHM Research Station Solo, Indonesia. Probiotik dalam ransum komersial dapat meningkatkan efisiensi proses pencernaan atau peningkatan kecernaan senyawa-senyawa yang awalnya tidak tercerna dan dapat mengurangi dampak negatif dari aktivitas peternakan. Edible Offals merupakan non karkas yang masih mempunyai nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik starbio terhadap Edible Offals ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 minggu dengan materi penelitian ayam broiler fase stater. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan. Perlakuan yang diberikan adalah P1 (ransum komersial yang ditambahkan probiotik kering starbio 0,25%) dan P0 (ransum komersial tanpa ditambahkan probiotik kering starbio). Variabel yang diamati adalah bobot potong, persentase hati, persentase jantung, persentase paru, persentase saluran pencernaan, persentase ceker, dan persentase kepala. Data dianalisis dengan menggunakan Two Independent Sampel (T-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ransum komersial yang ditambahkan probiotik kering starbio 0,25% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot potong, persentase hati, persentase jantung, persentase paru, persentase saluran pencernaan, persentase ceker, dan persentase kepala. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penambahan probiotik starbio 0,25% dalam ransum komersial tidak mempengaruhi bobot potong, persentase hati, persentase jantung, persentase paru, persentase saluran pencernaan, persentase ceker, dan persentase kepala pada ayam broiler.

Kata kunci : Starbio, Probiotik, Ransum Komersial, Edible Offals, Broiler

Download : cover abstrak bab1 bab2