Tugas Akhir

KANDUNGAN NUTRIEN DAN POPULASI BAKTERI DARI INOKULAN YANG DIPRODUKSI DENGAN MEMANFAATKAN ISOLAT BAKTERI KOLON SAPI BALI DAN SAMPAH ORGANIK

Skripsi

Abstrak

Oleh : I Komang Geria Suardita

Email : geriasuardita@yahoo.co.id

Fakultas / Jurusan : Fakultas Peternakan / Peternakan

Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan harus dibarengi dengan teknologi pengolahan. Teknologi pengolahan melalui fermentasi menggunakan inokulan merupakan salah satu strategi dalam upaya menurunkan kandungan serat kasar serta menaikkan kandungan nutrisi dan kecernaan pakan berbasis limbah pertanian. Kualitas inokulan sangat menentukan keberhasilan proses fermentasi. Semakin baik kualitas inokulan yang ditandai dengan populasi bakteri yang tinggi dan didukung oleh tingginya kandungan nutrien, maka akan semakin baik pula proses fermentasi dan kualitas pakan yang dihasilkan. Pemanfaatan isolat bakteri kolon sapi bali dan sampah organik berpotensi menghasilkan inokulan dengan populasi bakteri dan kandungan nutrien yang tinggi. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrien dan populasi bakteri inokulan yang diproduksi menggunakan kombinasi isolat bakteri unggul 1 dan/atau 2 asal kolon sapi bali dan sampah organik telah dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Udayana selama 3 bulan. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Lengkap/RAL 12 perlakuan dan 3 ulangan yang didasarkan pada sebelas jenis inokulan yang diproduksi dan ditambah satu medium inokulan sebagai kontrol. Perlakuan terdiri atas IS0K0; BS12; BK12; BS1K1; BS1K2; BS2K1; BS2K2; BS12K1; BS12K2; BS1K12; BS2K12 dan BS12K12. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi kandungan protein terlarut, kalsium, fosfor, seng, belerang, total bakteri anaerob, populasi bakteri lignoselulolitik, populasi bakteri asam laktat dan derajat keasaman/pH inokulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulan yang diproduksi dari isolat bakteri unggul 1 dan/atau 2 asal kolon sapi bali dan sampah organik (perlakuan BS12; BK12; BS1K1; BS1K2; BS2K1; BS2K2; BS12K1; BS12K2; BS1K12; BS2K12 dan BS12K12) mampu menghasilkan inokulan dengan derajat keasaman/pH lebih rendah serta kandungan nutrien (protein terlarut, fosfor, kalsium, seng, dan belerang) yang lebih tinggi dan berbeda nyata (P

Kata kunci : Inokulan, isolat bakteri, kandungan nutrien, kolon sapi bali, populasi bakteri, sampah organik

Download : cover abstrak bab1 bab2