Hari ini bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Sadha dan Hari Raya Tumpek Landep dilaksanakan Piodalan di areal Farm/Laboratorium Sesetan Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Sabtu (3 Juni 2023). Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Dr. Ir. Dewi Ayu Warmadewi, S.Pt., M.Si.,IPM., ASEAN Eng, Kepala Farm Sesetan, para dosen, pegawai dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Peternakan Universitas Udayana.
Pada saat hari Purnama, umat Hindu melaksanakan persembahyangan sebagai bentuk yadnya atau permohonan kepada Sang Hyang Chandra untuk dapat melebur segala kotoran dosa (mala) yang dilakukan oleh manusia semasa hidupnya agar kembali bersih. Tuhan dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Chandra beryoga atau bersemedi saat hari Purnama, sehingga umat Hindu turut merayakannya melalui serangkaian persembahyangan untuk turut menyucikan diri secara lahir dan batin. Suci secara lahir dan batin artinya tidak hanya kebersihan dari hal-hal tampak yang perlu dijaga, melainkan jiwa, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang suci juga harus selalu diterapkan untuk mencapai kebahagiaan hakiki. Simbolisasi dari pembersihan ini dilakukan dengan memercikkan air suci atau tirta sebelum melakukan persembahyangan. Umat Hindu percaya dengan konsep karmaphala, di mana kelahirannya di dunia tidak terlepas dari pengaruh perbuatan di masa lalunya. Dengan terlahir kembali ke dunia, manusia memiliki misi untuk menebus dosa-dosa yang diperbuatnya. Dosa-dosa inilah yang disebut dengan kotoran atau mala yang harus dibersihkan secara lahir dan batin pada saat hari Purnama.
Kegiatan inti piodalan berlangsung selama kurang lebih 3 jam, dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00 WITA. Kendati demikian, pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WITA beberapa orang pegawai sudah terlihat sibuk mempersiapkan sarana dan prasarana untuk kelancaran acara. Sejak awal persiapan hingga akhir acara, kegiatan Dewa Yadnya ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala maupun hambatan yang berarti.