Denpasar, 23 April 2026 — Dosen Fakultas Peternakan Universitas Udayana (Fapet Unud), Dr. Ir. Eny Puspani, S.Pt., M.Si., IPM., menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kolaborasi Lintas Sektor dalam Memperkuat Kesejahteraan Hewan pada Sistem Peternakan Ayam Petelur di Bali.” Kegiatan ini dilaksanakan di Grand Shanti Hotel, Denpasar.
FGD tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Perlindungan Hukum Satwa Indonesia sebagai upaya mendorong sinergi antara akademisi, praktisi peternakan, pemerintah, dan organisasi masyarakat dalam meningkatkan penerapan prinsip kesejahteraan hewan, khususnya pada sektor peternakan ayam petelur di Bali.
Dalam forum diskusi ini, Dr. Eny Puspani turut berkontribusi dengan memberikan pandangan akademis mengenai pentingnya penerapan standar kesejahteraan hewan (animal welfare) yang berkelanjutan dan berbasis ilmiah. Beliau menekankan bahwa penerapan prinsip kesejahteraan hewan tidak hanya berdampak pada aspek etika, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas ternak, kualitas produk, serta keberlanjutan usaha peternakan.
"Kesejahteraan hewan harus menjadi bagian integral dari sistem produksi peternakan modern. Dengan pendekatan yang tepat, peternak dapat meningkatkan performa produksi sekaligus memenuhi tuntutan konsumen terhadap produk yang lebih beretika dan berkualitas," ujarnya.
Kegiatan FGD ini juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasi kesejahteraan hewan di lapangan, seperti keterbatasan pemahaman peternak, aspek ekonomi, hingga regulasi yang perlu diperkuat. Melalui diskusi lintas sektor, diharapkan dapat dirumuskan strategi kolaboratif yang aplikatif dan sesuai dengan kondisi lokal di Bali.
Partisipasi dosen Fapet Unud dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan sistem peternakan yang berkelanjutan, beretika, dan berorientasi pada kesejahteraan hewan. Selain itu, keterlibatan akademisi diharapkan mampu menjembatani ilmu pengetahuan dan praktik lapangan guna menghasilkan kebijakan dan implementasi yang lebih efektif.
FGD ini diakhiri dengan penyusunan rekomendasi bersama yang akan menjadi dasar dalam penguatan kebijakan dan praktik kesejahteraan hewan pada peternakan ayam petelur di Bali ke depannya.