Nandaka Bangkit Kembali

Setelah cukup lama tidur nyenyak, majalah mahasiswa Fakultas Peternakan Unud ”Nandaka” bangkit kembali.  Rupanya Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fapet I Komang Juli Artawan punya rasa jengah, sehingga bertekad Nandaka harus tetap eksis.


Nandaka merupakan media yang sangat bagus bagi mahasiswa untuk  mengembangkan bakat menulis.  Melatih diri untuk menjadi seorang jurnalis, reporter lapangan bisa ditempa di sini.  Itulah sebabnya pada terbitan edisi 2014 Juli Artawan lansung menjadi pimpinan  redaksi.


Kebangkitan Nandaka ditandai dengan kehadiran Sang Perintis Nandaka itu sendiri yaitu Ir. I Gde Aryantha Soethama ke ruang pengap BEM Fapet,  memberi bimbingan khusus kepada  pengelola  Nandaka. Aryantha Soethama  saat ini menjadi penulis  cerpen dan esai senior di harian Kompas, pemilik percetakan dan penerbit “Buku Arti” di Denpasar.


“Saya ada ikatan batin dengan Nandaka, itulah sebabnya saya mau datang ke sisi”,  kata Aryantha Soethama sambil melanjutkan cerita,  bagaimana ia dulu di tahun 70-an menerbitkan Nandaka dengan fasilitas seadanya.  “Semuanya serba manual”, tambahnya dengan gaya yang sangat jenaka.   Mahasiswa dibuat tertegun, kagum.


Sudah dua kali pertemuan dilakukan dengan pengelola Nandaka. Aryantha Soethama dengan lugas menurunkan ilmunya kepada mahasiswa. Mulai dari bagaimana mendisain rubrikasi, sampai teknik menulis berita dan feature.  Kalau di tempat lain pasti dibayar mahal jika memberi materi seperti itu, kali ini semuanya gratis. Ini semua demi Nandaka. Ayo Nandaka bangkit, Fapet Jaya (*bud).